Postingan

Gambar
Dijalan aspal  mulus  kau tancap gas. Suaranya sember bak pesawat tempur melintas..  lajunya tetap merayap pelan dijalan menanjak terjal  Gambuhan Pemalang. Ya, karena penuh muatan yang jelas melahap onderdil sang motor. Tapi lelaki ini tak perduli dengan biaya tinggi, ya bensin, ya onderdil motor yang cepat rusak.. yang penting muatan rumput untuk ternaknya terangkut. Sebuah perjuangan  pancari rumput...yang terkadang hasil jerih payahnya tak sebanding dengan tenaga dan biaya yang dikeluarkannya...
Gambar
Berbahaya mana, berdiri diujung kekuasaan dengan berdiri di ujung jurang? Pertanyaan yang aneh. Berdiri di ujung kekuasaan  bergelimang materi dan ekistensi. Berdi di ujung jurang bergelimang keringat dan maut. Hartapun tak seberapa. Tapi bagi lelaki tua penggali batu di Belik Pemalang ini memilih berdiri diujung jurang ketimbang ujung kekuasaan. Dan pilihan itu jadi jalan hidupnya untuk menghidupi keluarga. (*)
Gambar
BERADU CEPAT - Para pembalap usia dini beradu yang tercepat di lintasan velodrome Diponegoro Semarang. (photo agus wijanarko)

Kasih Ibu buat Si Gundul

Gambar
Kasih ibu sepanjang jalan, begitu pepatah lama. Dan bagi si ibu ini, bukan hanya itu tapi kasihnya buat si gundul sepanjang masa. Ya, dengan senyum dan silet tajamnya, dibersihkan rabut demi rambut yang tumbuh di kepala sang anak yang subur itu. Sebuah pemandangan unik yang tak bisa ku abaikan ketika pas melintas di Jalan dekat Apotik Kimia Farma utar Pompa Bensin Pacific Mall, Kota Tegal, beberapa bulan lalu. (Foto Karya: Agus Wijanarko)

Antara Hidup dan Mati

Gambar
Airmata belum mengering dari matanya yang terpejam. Rasa sakit berkali-kali lipat hingga membius perasaan bocah kecil yang terbaring di perawatan RSU Kardinah ini. Dari selang darah terlihat membanjir. Betapa sakit ditahan hingga air mata terus menetes dari ujung selaput matanya yang paling kecil. Nafas tersengal, badan panas bak bara api. Sebuah perjuangan anatara hidup dan mati melawan Demam Berdarah. Siapa yang salah! Inikah kotaku, kota yang penuh dengan nyamuk-nyamuk pembawa maut? Maka dari itu kawan, waspadalah, di kala kota kita tertidur dan tak mampu mengusir nyamuk. (foto dan teks : Agus Wijanarko)

Api dan Politik

Gambar
Tidak ada kawan dan lawan abadi dalam politik, tapi bagaimana dengan Api? Yah, sebenarnya api hanya ada di dalam tungku, korek api, pembakaran batu bata dan etntah dimana. "Cuah! Omong kosong!" api juga ada di jalanan, dengan melahap toko-toko bahkan mobil merah menyala. Inikah politik! Yang dari kata-katanya mengepulkan asap dan bau gosong bendera dan umbul-umbul yang menjadi lambang-lambang partai.. Sebuah kisah satu jam di Jalan Setiabudi, 6 tahun lalu. (Foto Karya: Agus Wijanarko)