Postingan

Menampilkan postingan dari 2007

Gaya Bung Karno

Gambar
Bung Karno terlihat mengajungkan jari dengan kopyah hitam di kepalanya. Maka anakku menirunya. Walau kaku, tapi itulah anakku yang selalu ceria ketika berada didepan lensa. Memang seusianya tak mengenal apa itu "Ganyang Malaisia" atau "Veri pery poloso" yang sering diucapkan tokh idola banyak orang itu. Tapi, gayanya dalam bingkai, telah membuat jutaan manusia terpesona dan mampu mengubah nafas Indonesia. Sebuah gaya Denada di depan rumahku, Tegal. Foto karya: Agus Wijanarko

Dialog Pagi

Gambar
Entah bahasa apa yang digunakan, tapi sebuah kasih sayang. Sebelum roda dokar bergerak, maka kasih sayang itu tercurahkan. Usapan tangan, berarti 1000 kata-kata telah terangkai. Maka cengiran khas dan bau abab dari dalam perut, adalah bahasa isyarat yang penuh makna. Kudaku siap menarik dokar dengan kendali sang suami tercinta yang telah bersepakat maknai hidup. Sepenggal diloag dengan kuda di Desa Dukuhwaru, Tegal. Foto karya Agus Wijanarko

Gunung Gajah

Gambar
Dari kejauhan engkau tetap kukuh. Walau lambaian bunga perdu merayu sepanjang hari. Perasaan hati bertambah gundah ketika awan bergelayut mendung. Tapi, sebongkah karang menjelma punuk gajah. Di Desa Gongseng, Pemalang punggungmu pernah ku injak bersama ratusan bahkan ribuan pasang kaki bermimpi. Foto karya Agus Wijanarko

Wanita Pemetik Bawang

Gambar
Tidakah pagi selalu menggelinding? Ya, putarannya sekencang harapan masa depan. Tapi, terkadang lambat bak cacing yang bergerak di jalan licin. Pagi itu basah tapi di ujung menguap. Tak apa, walau ahirnya terik membakar ubun-ubun. Yang ada kini harapan mengais rezeki sebagai pemetik bawang. Di kotaku, Brebes, aku dan sejawat menanggalkan kisah di rumah untuk merajut rezeki siang ini agar malamnya anak-anak bisa terlelap nyenyak. Foto karya Agus Wijanarko

Kisah Miris di Cacaban

Gambar
Ketika kering singgah sampai gerah. Ari menjadi tak betah. Bebatuan meninggalkan kerak diiringi tangisan akar-akar pepohonan. Inilah kisah sepenggel masa di Waduk Cacaban, Kabupaten Tegal. Foto-foto karya Agus Wijanarko